Hati-Hati Musim Hujan! Penyakit ini Bisa Menyerang Pet Kesayangnmu

Dec 22 , 2020

daniel lim

Hati-Hati Musim Hujan! Penyakit ini Bisa Menyerang Pet Kesayangnmu

Group of pet Premium Photo

Faktor cuaca dapat mempengaruhi kesehatan hewan piaraanmu. Apalagi di saat musim hujan seperti ini banyak virus dan bakteri ganas yang dapat menyerang anjing atau kucing kesayanganmu. Seperti virus parvo, distemper, hingga panleukopenia. Untuk itu kita harus selalu awas agar meminimaslisir keadaan hewan piaraan sakit.

Cara yang pertama adalah melakukan pencegahan dan vakisinasi seusai anjuran dokter. Kemudian selalu menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan tempat tinggal hewan piaraan, seperti kandang mereka. Kedua faktor tersebut sangat memengaruhi kesehatan hewan paraan agar tidak terkena virus ganas yang dapat merenggut nyawa mereka.

Apa saja sih virus berbahaya yang dapat menyerang hewan piaraan kita? Berikut ini adalah beberapa virus yang dapat membahayakan pet kesayangan kita

Flu Kucing atau Cat Flu

Sumber foto: The Conversation

Kucing juga dapat terserang flu. Gejalaanya adalah demam, bersin-bersin, tidak nafssu makan, mata berair, hidung beringus, hingga sariawan. Flu kucing umumnya disebabkan virus dan bakteri Chlamydia. Flu kucing dapat dihindari dengan menjaga kebersihan, memberikan vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh hingga vaksin RCPCh (Rhinotracheitis, Calici, panleukopenia, dan Chlamydia). Terutama di musi penghujan, owner harus selalu jaga-jaga jangan sampai kucing kesayangan terserang flu.

Pneumonia

Cute corgi dog posing in medical mask. concept healthe lifestyle, illness and epidemic Premium Photo

Pneumonia ternyata bisa menyerang kucing dan anjing kita, lho. Pneumonia adalah radang paru-paru yang disebabkan bakteri. Umumnya penyakit ini menyerang puppy atau kitten, tetapi anjing atau kucing dewasa juga berisiko. Penyebabnya adalah kebiasaan tidur di lantai atau terkena angin dingin sehingga menyebabkan hewan piaraan kita terkena radang paru-paru. Gejala kucing atau anjing terkena pneumonia adalah batuk, menurunnya nafsu makan, hingga kesulitan bernapas.

Panleukopenia

 Feline panleukopenia |

sumber : abcdcatsvets.org

Panleukopenia terkenal sebagai virus yang sangat ganas karena dapat merusak sistem kekebalan tubuh kucing. Virus yang dikenal dengan nama Panleu atau FPV (Feline panleukopenia virus) ini menyerang salran pencernaan kucing. Saat sistem kekebalan tubuh kucing akan menurun. Kucing akan tidak mau makan, lemas, muntah, hingga mengalami diare berdarah. Virus ini juga dapat menular ke manusia lho, jadi owner harus tetap hati-hati. Penyakit ini dapat bertahan lama dalam tubuh kucing. Selain menjaga kebersihan, virus ini dapat dicegah dengan memberi vaksin berlabel RCP atau RCPCh.

Parvo dan Distemper

Parvo is a severe and deadly disease that can affect all dogs

Sumber : Parvo.Dog
Musim hujan membuat cuaca lebih dingin dan lembab. Tak jarang parvo dan distemper menyerang anjing kita, lho. Kondisi tubuh anjing atau puppy kita yang tidak fit, dapat dengan mudah terserang penyakit ini. Virus ini dapat menyerang dan membuat sistem kekebalan tubuh menurun. Saat terserang, anjing akan menunjukkan gejala mata belekan, bersin-bersin, hidung berlendir, muntah, diare, timbul bintik-bintik merah pada kulit, pad mengeras, hingga kejang-kejang yang menyerang syaraf. Pet owner harus rajin-rajin menjaga kehangatan rumah hingga memberikan vaksin berlabel DHPPi (Distemper, Hepatitis, Parvo dan Parainfluenza) yang harus diulang setiap tahun. Selain itu, tetap jaga kesehatan hewan piaraan kita dengan makanan dan vitamin yang bernutrisi.

Dermatifitosis

sumber : vetbook.org
Tidak hanya menyerang penapasan atau penceraan, kulit juga dapat terserang penyakit. Dermatifitosis bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, melainkan oleh jamur. Jamur ini membuat kulit menjadi kemerahaan, gatal saat digaruk, dan muncul kerak seperti ketombe pada kulit. Penyakit ini dicegah dengan menjaga kulit dan bulu tetap kering. Jadi, jika kucing atau anjing kita terkena air hujan, pastikan untuk mengeringkannya dengan handuk atau hair dryer. Penyakit ini juga dapat diatasi dengan memberikan salep atau obat tertentu. Jangan lupa untuk konsultasikan ke dokter. Owner juga harus memberikan makanan berkualitas untuk menjaga bulu dan kulit hewan piaraan kesayangan.

Leptospirosis

The Importance Of Lepto For Your Dog, And Family | Canine to Five

Sumber : caninetofive.com

Leptospirosis adalah penyakit yang diakibatkan Leptospira sp. yang terdapat pada air seni tikus. Anjing dan kucing dapat terkontaminasi jika terjadi kontak langsung dengan air seni tikus yang terinfeksi. Biasanya anjing dan kucing akan tertular saat musim kawin melalui kontak kelamin dan luka gigitan. Sumber terkontaminasinya bermacam-macam, bisa melalui sumber air, tempat makan dan minum, hingga kandang. Bakteri ini berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal. Gejalanya adalah kulit hewan menguning, muntah, dan diare. Pencegahannya adalah dengan menjaga kebersihan dan vaksin L (leptospira). Penyakit ini cukup berbahaya karena tingkat kematiannya cukup tinggi. Selain itu, bakteri ini dapat menular pada manusia.

Psittacosis

Psittacosis in Birds - Veterinary Partner - VIN

sumber : veterinarypartner.vin

Tidak hanya kucing dan anjing, pet owner burung berparuh (seperti burung beo) juga perlu hati-hati dengan penyakit yang satu ini. Psittacosis menular disebabkan oleh bakteri chlamydophila psittaci yang muncul dari kotoran burung. Penyakit yang dikenal dengan nama parrot fever ini sebetulnya tidak telalu berbahaya dan bisa diobati dengan antibiotik. Ciri-ciri burung yang terinfeksi menunjukkan gejala pilek sehingga keluar lendir dari paruhnya. Selain itu suaranya seperti tercekik. Burung dapat mengalami demam dan menggigil. Penyakit ini juga dapat menular ke manusia.

Itulah beberapa penyakit yang dapat menyerang hewan piaraan kesayangan pet lovers. Di saat musim hujan seperti ini, tetap jaga kesehatan hewan piaraan dan diri sendiri, ya. Berikan pakan dan vitamin yang bernutrisi dan seimbang agar hewan kesayangan kita tetap sehat dan memiliki daya tahan tubuh yang baik.